Aspek Keamanan Komputer Menurut Grafinkel
· Privacy / Confidentiality
Yaitu menjaga informasi dari orang yang tidak berhak
mengakses, yang dimana lebih ke arah data-data yang bersifat privat, contohnya
: Email seorang pemakai (user) tidak boleh dibaca oleh administrator. Sedangkan
Confidentiality berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk
keperluan tertentu dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
·
Integrity
Usaha untuk menjaga informasi agar tetap utuh, tidak diubah,
baik ditambah maupun dikurangi kecuali mendapat izin dari pemilik informasi.
Virus maupun Trojan Horse merupakan salah satu contoh dari masalah dan
penggunaan antivirus,enkripsi dan digital signatures merupakan salah satu usaha
untuk menangkalnya.
· Authentication
Yaitu metode untuk
menyatakan bahwa informasi betul-betul asli atau orang yang mengakses atau
memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud. Dapat menggunakan
dukungan tools yang membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan
teknologi watermaking (untuk menjaga "Intellectual Property" yaitu
dengan menandai dokumen atau hasil karya dengan "tanda tangan"
pembuat) dan digital signature. Acces Control, yaitu berkaitan dengan
pembatasan orang dapat mengakses informasi. User harus menggunakan password,
biometric (ciri-ciri khas orang) dna sejenisnya.
·
Availability
Informasi tersedia manakala dibutuhkan. Contoh serangannya
adalah DoS attack dan MailBomb.
·
Access Control
Cara pengaturan aksesk kepada informasi
·
Non Repudiation
Menjaga orang agar tidak dapat meyangkal sudah melakukan
transaksi
Aspek Ketidakamanan
-Interruption
Suatu aset dari suatu sistem diserang sehingga menjadi tidak tersedia atau tidak dapat dipakai oleh yang berwenang. Contohnya adalah perusakan/modifikasi terhadap piranti keras atau saluran jaringan.
- Interception
Suatu pihak yang tidak berwenang mendapatkan akses pada suatu aset. Pihak yang dimaksud bisa berupa orang, program, atau sistem yang lain. Contohnya adalah penyadapan terhadap data dalam suatu jaringan.
-Modification
Suatu pihak yang tidak berwenang dapat melakukan perubahan terhadap suatu aset. Contohnya adalah perubahan nilai pada filedata, modifikasi program sehingga berjalan dengan tidak semestinya, dan modifikasi pesan yang sedang ditransmisikan dalam jaringan.
-Fabrication
Suatu pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu ke dalam sistem.
Contohnya adalah pengiriman pesan palsu kepada orang lain.
Macam-macam Jenis Serangan Pada Jaringan
·
Sniffing
Secara Harfiah Sniffing berarti Mengendus, tentunya dalam hal ini yang diendus adalah pesan yang dikomunikasikan baik yang belum ataupun sudah dienkripsi. Hal ini umum terjadi pada saluran publik yang tidak aman, sang pengendus dapat merekam Pembicaraan yang terjadi.
Secara Harfiah Sniffing berarti Mengendus, tentunya dalam hal ini yang diendus adalah pesan yang dikomunikasikan baik yang belum ataupun sudah dienkripsi. Hal ini umum terjadi pada saluran publik yang tidak aman, sang pengendus dapat merekam Pembicaraan yang terjadi.
·
Replay attack
Jika seseorang bisa merekam pesan-pesan handshake (persiapan komunikasi), ia mungkin dapat mengulang pesan-pesan yang telah direkamnya untuk menipu salah satu pihak.
Jika seseorang bisa merekam pesan-pesan handshake (persiapan komunikasi), ia mungkin dapat mengulang pesan-pesan yang telah direkamnya untuk menipu salah satu pihak.
· Spoofing
Penyerang – misalnya Maman – bisa menyamar menjadi Anto. Semua orang dibuat percaya bahwa Maman adalah Anto. Penyerang berusaha meyakinkan pihak-pihak lain bahwa tak ada salah dengan komunikasi yang dilakukan, padahal komunikasi itu dilakukan dengan sang penipu/penyerang. Contohnya jika orang memasukkan PIN ke dalam mesin ATM palsu – yang benar-benar dibuat seperti ATM asli – tentu sang penipu bisa mendapatkan PIN-nya dan copy pita magentik kartu ATM milik sang nasabah. Pihak bank tidak tahu bahwa telah terjadi kejahatan.
· Man-in-the-middle
Jika spoofing terkadang hanya menipu satu pihak, maka dalam skenario ini, saat Anto hendak berkomunikasi dengan Badu, Maman di mata Anto seolah-olah adalah Badu, dan Maman dapat pula menipu Badu sehingga Maman seolah-olah adalah Anto. Maman dapat berkuasa penuh atas jalur komunikas ini, dan bisa membuat berita fitnah.