DEFINISI TEORI
KOMPUTASI
Teori komputasi adalah cabang ilmu komputer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah
suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi,
menggunakan algoritma.
Bidang ilmu ini terutama membahas hal terkait komputabilitas dan kompleksitas,
dalam kaitannya dengan formalisme komputasi.
Untuk melakukan studi komputasi
dengan ketat, ilmuwan komputer bekerja dengan abstraksi matematika dari
komputer yang dinamakan model komputasi. Ada beberapa model yang digunakan,
namun yang paling umum dipelajari adalah mesin Turing.
Sebuah mesin Turing dapat dipikirkan sebagai komputer pribadi meja dengan
kapasitas memori yang tak terhingga, namun hanya dapat
diakses dalam bagian-bagian terpisah dan diskret. Ilmuwan komputer mempelajari
mesin Turing karena mudah dirumuskan, dianalisis dan digunakan untuk
pembuktian, dan karena mesin ini mewakili model komputasi yang dianggap sebagai
model paling masuk akal yang paling ampuh yang dimungkinkan. Kapasitas memori
tidak terbatas mungkin terlihat sebagai sifat yang tidak mungkin terwujudkan,
namun setiap permasalahan yang "terputuskan" (decidable) yang
dipecahkan oleh mesin Turing selalu hanya akan memerlukan jumlah memori terhingga.
Jadi pada dasarnya setiap masalah yang dapat dipecahkan (diputuskan) oleh meisn
Turing dapat dipecahkan oleh komputer yang memiliki jumlah memori terbatas.
Implementasi Komputasi di Berbagai Bidang Ilmu Pengetahuan
1. Fisika : menyelesaikan permasalahan medan magnet
dengan menggunakan komputasi fisika, dalam hal ini menentukan besarnya medan
magnet dan membandiangkan hubungan antara medan magnet dengan panjang
kawat. Implementasi komputasi modern di bidang fisika ada Computational
Physics yang mempelajari suatu gabungan antara Fisika, Komputer Sains dan
Matematika Terapan untuk memberikan solusi pada “Kejadian dan masalah yang
kompleks pada dunia nyata” baik dengan menggunakan simulasi juga penggunaan
algoritma yang tepat. Pemahaman fisika pada teori, eksperimen, dan komputasi
haruslah sebanding, agar dihasilkan solusi numerik dan visualisasi / pemodelan
yang tepat untuk memahami masalah Fisika.Untuk melakukan pekerjaan seperti
evaluasi integral, penyelesaian persamaan differensial, penyelesaian persamaan
simultan, mem-plot suatu fungsi/data, membuat pengembangan suatu seri fungsi,
menemukan akar persamaan dan bekerja dengan bilangan kompleks yang menjadi
tujuan penerapan fisika komputasi. Banyak perangkat lunak ataupun bahasa yang
digunakan, baik MatLab, Visual Basic, Fortran, Open Source Physics (OSP),
Labview, Mathematica, dan lain sebagainya digunakan untuk pemahaman dan
pencarian solusi numerik dari masalah-masalah pada Fisika komputasi.
2. Kimia : algoritma
dan program komputer dapat digunakan untuk memungkinkan peramalan sifat-sifat
atom dan molekul. Kajian komputasi juga dapat dilakukan untuk menjelajahi
mekanisme reaksi dan menjelaskan pengamatan pada reaksi di laboratorium, serta
memahami sifat dan perubahan pada sistem makroskopis melalui simulasi yang
berlandaskan hukum-hukum interaksi yang ada dalam sistem.
3. Matematika : penerapan teknik-teknik
komputasi matematika meliputi metode numerik, scientific computing, metode
elemen hingga, metode beda hingga, scientific data mining, scientific process
control dan metode terkait lainnya untuk menyelesaikan masalah-masalah real
yang berskala besar. Terdapat numerical analysis yaitu sebuah algoritma
dipakai untuk menganalisa masalah – masalah matematika.Contohnya,
penerapan teknik-teknik komputasi matematika meliputi metode numerik,
scientific computing, metode elemen hingga, metode beda hingga, scientific data
mining, scientific process control dan metode terkait lainnya untuk
menyelesaikan masalah-masalah real yang berskala besar.
4. Ekonomi : mempeljarai titik pertemuan antara
ekonomi dan komputasi, meliputi agent-based computational modelling,
computational econometrics dan statistika, komputasi keuangan, computational
modelling of dynamic macroeconomic systems dan pengembangan alat bantu dalam
pendidikan komputasi ekonomi. Terdapat Computational Economics yang
mempelajari titik pertemuan antara ilmu ekonomi dan ilmu komputer mencakup
komputasi keuangan, statistika, pemrograman yang di desain khusus untuk
komputasi ekonomi dan pengembangan alat bantu untuk pendidikan ekonomi.Contohnya, mempelajari titik pertemuan antara ekonomi dan
komputasi, meliputi agent-based computational modelling, computational
econometrics dan statistika, komputasi keuangan, computational modelling of
dynamic macroeconomic systems dan pengembangan alat bantu dalam pendidikan
komputasi ekonomi.
5. Geologi : Pada bidang
geologi teori komputasi biasanya digunakan untuk pertambangan, sebuah sistem
komputer digunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang
yang terdapat di dalam tanah. Contohnya, Pertambangan dan
digunakan untuk menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang
terdapat di dalam tanah.
6. Geografi : komputasi awan didefinisikan
sebagai sebuah model yang memungkinkan kenyamanan, akses on-demand terhadap
kumpulan sumber daya komputasi (contohnya jaringan, server, media penyimpanan,
aplikasi, dan layanan komputasi) yang konfigurasinya dapat dilakukan dengan
cepat dan disertai sedikit usaha untuk mengelola dan berhubungan dengan
penyedia layanannya. Pada bidang geologi teori komputasi biasanya
digunakan untuk pertambangan, sebuah sistem komputer digunakan untuk
menganalisa bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam
tanah. Contohnya, Pertambangan dan digunakan untuk menganalisa
bahan-bahan mineral dan barang tambang yang terdapat di dalam tanah.
Referensi:
1. http://godekcadel.blogspot.com/2013/04/teori-komputasi-dan-implementasi-pada.html
2. http://missririn.blogspot.com/2012/03/implementasi-komputasi-modern-dalam.html
3. http://flashintata.blogspot.com/2013/04/komputasi-modern-teori-dan-implementasi.html
4. http://agungcoolbgt.blogspot.com/2012/04/implementasi-komputasi-modern.html
5.
http://id.wikipedia.org/wiki/Teori_komputasi